https://www.youtube.com/results?search_query=hukum+newton+1+inersia+
Hukum Pertama Newton, atau hukum inersia, menyatakan bahwa suatu objek akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak dengan kecepatan konstan kecuali ada gaya eksternal yang bekerja untuk mengubah keadaan tersebut. Dengan kata lain, suatu objek yang sedang diam akan tetap diam, dan objek yang bergerak akan terus bergerak dalam lintasan lurus kecuali ada gaya yang memengaruhinya, seperti gesekan, gravitasi, atau dorongan eksternal lainnya.
Secara sederhana, hukum inersia dapat dirumuskan sebagai:
ΣF=0⇒kecepatan tetap (v=konstan)
(v = {konstan})
di mana:
- ΣF adalah total gaya yang bekerja pada objek, dan
- kecepatan tetap menunjukkan bahwa tidak ada percepatan atau perubahan dalam gerakan objek.
Dalam konteks biomekanika olahraga, pemahaman tentang hukum inersia sangat penting untuk menganalisis bagaimana tubuh atlet atau objek olahraga bergerak. Contoh aplikasinya adalah:
- Memulai lari: Ketika seorang pelari berada dalam posisi diam, dibutuhkan gaya dorong dari kaki untuk mengatasi inersia dan memulai gerakan. Semakin besar gaya yang diberikan, semakin cepat atlet tersebut dapat memulai lari.
- Melempar bola atau benda lain: Bola yang dilempar akan terus bergerak ke depan setelah dilepaskan sampai gaya eksternal, seperti gravitasi dan hambatan udara, memengaruhinya. Tanpa gaya-gaya ini, bola akan terus bergerak lurus.
- Teknik berhenti mendadak dalam olahraga seperti bola basket atau sepak bola: Atlet perlu mengerahkan gaya berlawanan untuk menghentikan gerak tubuhnya yang sedang bergerak, mengatasi inersia yang ingin membuatnya tetap bergerak.
Pemahaman hukum inersia ini membantu pelatih dan atlet dalam merancang latihan yang meningkatkan kekuatan awal, daya tahan, dan keseimbangan. Inersia menjadi tantangan dalam berbagai olahraga, khususnya pada saat perubahan arah atau kecepatan, dan dengan pemahaman ini, strategi yang efisien dapat dikembangkan untuk mengontrol gerak tubuh atau alat olahraga sesuai dengan kebutuhan kompetisi.