Modul ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar mengenai Business Model Canvas (BMC) dan bagaimana alat ini dapat digunakan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk merancang, mengembangkan, dan meningkatkan model bisnis mereka. Melalui kombinasi teori dan praktik, masyarakat akan mempelajari komponen-komponen utama dari BMC, cara mengidentifikasi dan mengevaluasi elemen-elemen penting dalam model bisnis, serta mengaplikasikan BMC dalam konteks nyata untuk UMKM.
Risiko merupakan akibat yang kurang menyenangkan atau menyebabkan kerugian yang dapat membahayakan dari suatu perbuatan atau tindakan. Pada proyek konstruksi, risiko dapat diartikan segala kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK) yang terjadi pada proyek konstruksi. Risiko perlu dimanage agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan. Untuk itu, perlu dilakukan manajemen risiko.
Manajemen risiko adalah suatu proses mengukur risiko serta membentuk strategi untuk mengelolanya melalui sumber daya yang tersedia. Manajemen risiko mencakup kegiatan merencanakan, mengorganisir, menyusun, memimpin dan mengawasi/ mengevaluasi program penanggulangan risiko. Manajemen risiko proyek konstruksi adalah proses sistematis untuk merencanakan, mengidentifikasi, menganalisis dan merespon risiko proyek dengan tujuan untuk meningkatkan peluang dan dampak positif serta mengurangi dampak negatif yang merugikan proyek konstruksi.
Pada course ini akan dibahas mengenai proses manajemen risiko diantaranya: perencanaan, identifikasi risiko, analisis risiko, perencanaan respon risiko serta pengendalian dan monitoring risiko.